November 14, 2017 biologi lebah madu

Biologi Lebah dan Perilakunya

Lebah madu merupakan hewan tak bertulang belakang, yang termasuk dalam kelas insekta (serangga) dengan sistematika sebagai berikut: Phylum: Arthropoda, Sub Phylum: Mandibulata, Classis: Insekta, Sub Class: Pterygota, Ordo: Hymenoptera, Super Family: Apoidae, Family: Apidae, Genus: Apis, Spesies: Apis sp

Spesies yang banyak terdapat di Indonesia adalah Apis cerana, Apis dorsata dan Apis Florea. Sampai saat ini jenis lebah yang umum dibudidayakan adalah Apis cerana dan Apis mellifera.

Sarang lebah adalah sel-sel yang terbentuk hexagonal dibuat dari malam lebah yang dicampur dengan perekat (propolis) yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Sarang lebah digunakan untuk meletakkan madu, tepung sari dan tempayak (larva).

Tidak semua lebah pekerja bertanggung jawab atas pembangunan sarang. Lebah pekerja muda yang masih kuat (berumur 12 – 17 hari) dengan kelenjar malamnya masih sangat produktif bertugas membangun sarang.

Jenis tabung sel dalam sisiran adalah:
– Sel calon ratu, berukuran paling besar, tak teratur dan biasanya terletak di pinggir sarang.
– Sel calon pejantan, ditandai dengan tutup menonjol dan terdapat titik hitam di tengahnya.
– Sel calon pekerja, berukuran kecil, tutup rata dan paling banyak jumlahnya. Lebah madu adalah serangga sosial yang hidup berkoloni.

Koloni lebah sekitar 10.000 sampai 60.000 lebah. Koloni terdiri dari ratu (betina subur), ratusan lebah jantan dan ribuan lebah pekerja (betina steril). Mereka menyerbuki tanaman berbunga dan tanaman. Fungsi dan ciri-ciri masing-masing lebah adalah sebagai berikut:

1) Lebah ratu
o Tugas ratu hanya satu yaitu bertelur
o Hidupnya sehari-hari diawasi, makannya diberi dan diatur oleh lebah pekerja khusus serta kebersihan badannya diurus oleh lebah pekerja.
o Ciri-ciri lebah ratu mempunyai tubuh paling besar diantara lebah-lebah yang ada dalam sarang.
o Warna merah agak kehitam-hitaman, mempunyai sengat dan dapat menyengat berkali-kali dalam hidupnya tanpa mengalami kerusakan tubuh atau mati seperti lebah pekerja. Dapat hidup kurang lebih 4 tahun.

2) Lebah jantan
o Tubuhnya lebih pendek dari lebah ratu dan berwarna kehitam-hitaman.
o Sifatnya pemalas, terbang jauh hanya mengejar ratu untuk dikawini (lalu mati).
o Makan minum dicukupi lebah pekerja, dan sangat rakus dengan makanan.
o Suaranya keras dan menimbulkan kebisingan, tidak suka berkelahi.
o Sel telur lebah jantan lebih besar dan tutupnya menonjol.
o Masa paceklik baginya suram karena akan dibunuh oleh lebah pekerja.
o Umur lebah jantan ± 70 hari/10 minggu.

3) Lebah pekerja
o Adalah jenis kelamin betina tidak sempurna, tidak bertelur seperti ratu.
o Tubuhnya lebih kecil dari lebah jantan berwarna kecoklatcoklatan.
o Sifatnya agresif, disiplin dan bertanggung jawab.
o Mempunyai sengat, tapi setiap menyengat terjadi kerusakan pada bagian tubuhnya kemudian mati setelah bertahan paling lama tiga hari.
o Tugas lebah pekerja paling berat yaitu memberi makan lebah ratu dan larva, membuat sarang, mencari nektar dan tepung sari, memproses dan menyimpan madu, mencari air dan lainlain.
o Umur lebah pekerja ± 70 hari/10 minggu.

jenis lebah madu

Pembagian tugas lebah pekerja, adalah sebagai berikut:
o Lebah pekerja dewasa yaitu mencari makan untuk seluruh penghuni sarang (induk, jantan, calon lebah mulai dari larva, kepompong, dsb).
o Lebah pekerja agak dewasa bertugas menjaga di dalam atau di luar sarang dari segala gangguan.
o Lebah pekerja muda bertugas sebagai perawat, penghubung dan menjaga kebersihan dalam sarang serta sekaligus membangun sarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *