lebah madu

Aam Hasanudin, S.Hut, atau lebih dikenal dengan panggilan Kang Aam, Pria kelahiran Mejalengka, 11 Desember 1966, anak pertama dari dua bersaudara itu dilahirkan oleh pasangan Hj Aminah dan Alm Djuma. Kang Aam menghabiskan masa kecilnya dan mengecap pendidikan di SD dan SLTP Negeri Bantarujeg, Kabupaten Majalengka. Tahun 1983 pindah ke Kadipaten untuk melanjutkan pendidikan di sekolah Kehutanan Menengah Atas dan berhasil lulus pada 1985. Pada tahun 2012 Kang Aam berhasil menyelesaikan pendidikan S1 Kehutanan dari Universitas Simalungun (USI) Pematangsiantar, Sumatera Utara.

Kang Aam merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Aek Nauli. Lelaki yang kerap menggunakan kopiah ini memulai karirnya sebagai ASN pada tahun 1987 di Pematang Siantar, Sumatera Utara. Jodoh, Rezeki, masa depan memang sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa, Pertama kali menginjakkan kaki di pulau Sumatera tak lantas membuatnya sulit untuk beradaptasi, di kota itu beliau justru menemukan tambatan hatinya yang dinikahi pada Sabtu, 7 Desember 1991 pukul 09.00WIB.

Selalu bersikap tenang dan sederhana itulah sosok Kang Aam dimata para teman, keluarga dan masyarakat binaannya. Siapa sangka sosok sederhana itu merupakan orang penting dalam dunia perlebahan khususnya di Sumatera bagian Utara. Kang Aam yang memiliki keahlian teknik budidaya lebah madu dan pasca panen ini sering menjadi narasumber di berbagai seminar, pelatihan dan gelar teknologi budidaya lebah madu yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah, universitas, LSM dan berbagai perusahaan, baik perusahaan BUMN maupun perusahaan swasta, disamping itu Kang Aam juga melakukan pembinaan kelompok tani lebah madu hampir di seluruh wilayah Sumatera Bagian Utara. Selain melakukan pembinaan bagi masyarakat Kang Aam tidak keberatan untuk berbagi ilmu kepada teman sesama teknisi di lingkungan BP2LHK Aek Nauli. Bagi Kang Aam berbagi ilmu merupakan ibadah, semakin banyak membagikan ilmu tidak akan menutup pintu rezekinya malah akan semakin banyak pahala yang akan diterima. Apa yang dilakukan Kang Aam selama ini sesuai dengan Motto hidupnya “hidup hanya sekali maka kerjakanlah apa yang berguna bagi diri sendiri dan orang lain”.